Benarkah Skor AnTuTu Jadi Penentu Performa
Chipset terbaru yang ditenagai dengan RAM besar menjadi ladang empuk bagi vendor untuk menarik minat target pasar. Tak dipungkiri, Skor AnTuTu selalu menjadi iming-iming yang ditawarkan para brand besar ini. Tapi apakah skor AnTuTu adalah angka pasti untuk mengukur performa smartphone? Mari kita ulas kebenarannya.
1. Cara Kerja AnTutu Benchmark
AnTutu Benchmark Digunakan untuk menilai performa suatu smartphone, AnTutu memiliki cara kerja yang cukup unik.
Aplikasi ini menilai suatu smartphone dengan membandingkan performa UX, RAM, CPU, serta GPU. Bukan hanya memberikan nilai dari hardware, Tapi juga dari software yang dibekalkan.
Bisa jadi 2 smartphone dibekali dengan chipset dan RAM yang sama, tapi skor AnTuTunya tidak sama karena bedanya UI serta clockspeed dari CPU yang digunakan.
Apakah kamu udah pernah cek berapa skor AnTuTu smartphone kamu? Jika belum pernah menghitung skor benchmark smartphone Android kamu, coba kamu download apk AnTuTu Benchmark dan Geekbench untuk mennghitung skor benchmark smartphone kamu.
Jika kamu perhatikan, Seharusnya bertanya-tanya. Kenapa OnePlus 5 yang menggunakan chipset sama seperti Samsung Galaxy S8 bisa lebih tinggi skor AnTuTu-nya? Padahal jika bicara kecepatan, Samsung Galaxy S8 yang hanya dibekali RAM 4GB sama cepatnya dengan OnePlus 5 yang dibekali RAM 6GB. Jadi, skor AnTuTu bukanlah penentu paten kecepatan smartphone.
Begitu pun demikian, smartphone dengan chipset Qualcomm dipastikan memiliki performa baik yang teruji oleh AnTuTu, Terbukti dari 10 besar CPU dan GPU dengan skor AnTuTu tertinggi didominasi oleh Qualcomm.
Lalu, apakah chipset Mediatek itu jelek? Meski tidak muncul dalam daftar 10 chipset dengan skor AnTuTu terbaik, bukan berarti chipset Mediatek itu jelek. Karena chipset terbaru Mediatek Helio X30 digadang-gadang siap menyajikan performa yang kencang.
Kesimpulannya
Meski AnTuTu erat kaitannya dengan CPU, GPU, dan RAM yang dibekalkan pada smartphone, tapi ada baiknya jangan terlalu mengandalkan hasil skor AnTuTu saat akan membeli smartphone baru. Karena bisa jadi vendor telah mencurangi hasil AnTuTu yang dihasilkannya nanti.


